Tampilkan postingan dengan label objek wisata palembang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label objek wisata palembang. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Mei 2015

Taman Kambang Iwak




Jika ingin menikmati suasana dan tempat yang asri di Palembang, Taman Kambang Iwak dapat menjadi pilihan Anda. Kambang Iwak memiliki arti Kolam ikan dan di taman ini terdapat kolam ikan dengan air mancur di tengahnya. Taman ini terletak di Jl. Tasik dan Jl. Sutomo, Palembang dengan luas sekitar 5 ha. Di tempat ini tidak hanya terdapat pepohonan yang asri dan terdapat beberapa bangunan peninggalan dari Belanda dan dapat digunakan sebagai penampung luberan air ketika hujan. Tidak heran jika taman tersebut menjadi salah satu tempat yang digunakan untuk berlibur bersama keluarga atau hanya sekedar menyegarkan pikiran.

Daya tarik dan kegiatan


Taman Kambang Iwak memiliki daya tarik yang membuat taman tersebut menjadi salah satu objek wisata yang patut dikunjungi dan dapat melakukan kegiatan di tempat ini, diantaranya yaitu:

1.       Suasana yang masih asri.
2.       Taman seluas 800-815 m.
3.       Bangunan dari kolonial Belanda.
4.       Kolam ikan.
5.       Dapat digunakan untuk jogging.
6.       Berkumpul bersama keluarga atau komunitas.



Tips


Jika Anda berkunjung ke Taman Kambang Iwak, terdapat beberapa penjual makanan seperti mi tek-tek, menjual minuman atau rokok. Waktu berkunjung yang paling tepat adalah pagi dan sore hari. Hal yang harus diperhatikan jika ke taman ini adalah jangan memancing di kolam ikan. Walaupun di kolam tersebut terdapat ikan-ikan hias, namun terdapat larangan keras untuk tidak memancing dan jika tetap melakukan hal tersebut, maka akan dikenakan denda yang harus dibayar.

Kamis, 30 April 2015

Benteng Kuto Besak






Benteng Kuto Besak merupakan sebuah bangunan keraton yang menjadi pusat dari Kesultanan Palembang dan merupakan keraton keempat dari Kesultanan Palembang. Keseluruhan, benteng ini memiliki ikuran panjang dan lebar sekitar 288,75 meter x 183,75 meter. Keraton ini dibangun menghadap tepi Sungai Musi. Komando Daerah Militer (Kodam) Sriwijaya saat ini menempati benteng tersebut.

Sejarah singkat


BentengKuto Besak digagas pada masa pemerintahan Sultan Mahmud Baharuddin I pada 1724-1758 dan pelaksanaan oleh Sultan Mahmud Bahaudin (1776-1803). Sejarah singkat benteng tersebut antara lain yaitu:

1.       1780, benteng mulai dibangun dengan pengawas pelaksaan adalah orang Tionghoa.
2.       Batu kapur dari daerah pedalam Sungai Ogan dan campuran putih telur menjadi semen perekat pembangunan benteng.
3.       Pembangunan memerlukan waktu sekitar 17 tahun.
4.       Senin, 21 Februari 1797, keraton ini resmi ditempati.

Arsitektur benteng kuto besak


Benteng Kuto Besak atau Benteng Laut memiliki arsitektur dengan gaya Indis yang pernah berkembang di Indonesia pada awal adab XX. Benteng yang memiliki panjang 288,75 m dan lebar 183,75 m, disetiap sudut benteng terdapat bastion di utara, timur dan setan yang memiliki bentuk trapesium, baston barat berbentuk segilima. Pintu gerbang terdapat di bagian timur laut dan tenggara sebagai gerbang utama. Tembok di bagian timur laut di sisi dalam setinggi 13,04 m dan tembok depan setinggi 12,39 m. Tembok sisi barat daya memiliki ketinggian dinding 2,5 m. Sisi barat laut memiliki ketinggian 2,25 m.

Jumat, 24 April 2015

Pulau Kemaro



Berbagai ribuan pulau memang menjadi salah satu daya tarik dari Negara Indonesia. Setiap diantaranya pasti memiliki keunikan dan keindahan yang berbeda. Tidak terkecuali dengan adanya Pulau Kemaro. Pulau yang berasal dari sumatera, kota Palembang selatan ini diramalkan akan menjadi salah satu tempat wisata yang terkenal di Indonesia seperti pulau-pulau lainnya yang telah terekspos terlebih dahulu.

Pulau Kemaro


Pulau Kemaro ini dilengkapi dengan adanya Klenteng Hok Tjing Rio dan adanya makam dari seorang putri dari Palembang. Selain itu, yang membuat para wisatawan tertarik untuk datang ke pulau ini adalah Pagoda yang memiliki lantai hingga jumlah 9 sehingga terlihat elok berada di tengah pulau dan pohon cinta yang dipercaya memiliki ukiran nama dari pangeran dan putri yang telah menjadi legenda di daerah Palembang. Cerita mengenai putri yang memiliki makam di pulau ini memang menjadi cerita rakyat yang sudah melekat dan mewarnai kehidupan masyarakat kota Palembang. Berbagai acara keagamaan juga sering diadakan oleh Pulau Kemaro ini seperti adanya acara Cap Go Meh dan berbagai acara perayaan Budha lainnya.

Bagi Anda yang penasaran dengan pulau yang baru Anda dengar ini, Anda dapat mengunjungi Palembang, melewati sungai musi, kemudian datang ke sungai musi. Pulau ini mempunyai jarak sekitar 40 kilometer dari kota Palembang. Dengan menikmati keindahan pulau yang masih tergolong perawan ini, tentu usaha Anda untuk menjangkaunya bukan merupakan kegiatan yang sia-sia.